Kinerja MINE Terus Bertumbuh, Catatkan Pendapatan Rp1,22 Triliun pada Semester I-2026

Kinerja MINE Terus Bertumbuh, Catatkan Pendapatan Rp1,22 Triliun pada Semester I-2026

Peningkatan kinerja didukung oleh perluasan portofolio pada beberapa proyek baru dan pertumbuhan pendapatan lini usaha penambangan dan jasa konstruksi.

Jakarta, 29 Juli 2026 – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) atau STM mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I-2026. Pendapatan MINE meningkat 6,13% menjadi Rp1,22 triliun dari Rp1,15 triliun pada periode yang sama tahun lalu. MINE juga mencatatkan laba komprehensif berjalan sebesar Rp100,42 miliar pada enam bulan pertama 2026.

Chief Finance Officer PT Sinar Terang Mandiri Tbk, Holmes Siringoringo, mengatakan peningkatan pendapatan menunjukkan kinerja Perseroan yang solid di tengah dinamika industri pertambangan di Indonesia. “Menghadapi berbagai tantangan industri, MINE tetap mencatatkan pertumbuhan kinerja positif. Lini usaha penambangan meningkat 3,14% dari Rp1,11 triliun menjadi Rp1,14 triliun. Lini usaha jasa konstruksi tumbuh 93,95% dari Rp37,85 miliar menjadi Rp73,41 miliar,” ujar Holmes.

Pertumbuhan didukung proyek bersama PT Weda Bay Nickel, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), PT Hengjaya Mineralindo, serta pembangunan jalan untuk PT Erabaru Timur Lestari. “Kami berterima kasih atas kepercayaan para mitra bisnis. MINE akan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksisting sekaligus membuka peluang kerja sama baru untuk menjaga pertumbuhan pendapatan berkelanjutan,” tambah Holmes.

Pada kuartal II-2026, MINE memperpanjang Proyek Konstruksi Sampala sepanjang 3,5 kilometer, menjadi subkontraktor PT Horizon Jaya Perkasa untuk proyek Dry Stack Tailings Facility milik PT Hengjaya Mineralindo di Morowali, serta menambah hampir 100 unit armada hauling di PT SCM. MINE kini menjadi salah satu kontraktor hauling terbesar di PT SCM dengan total 200 unit dump truck berkapasitas 45 ton.

Liabilitas Semester I-2026 tercatat Rp946,07 miliar, turun 18,34% dari Rp1,15 triliun pada periode yang sama tahun 2025. Ekuitas meningkat 14,57% menjadi Rp975,11 miliar dari Rp851 miliar. “Kami terus mengelola pendanaan secara disiplin dan memperkuat fundamental keuangan agar MINE memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam mendukung keberlanjutan operasional serta menangkap peluang pertumbuhan,” tutup Holmes.

Tentang PT Sinar Terang Mandiri Tbk

STM didirikan pada Desember 2004 dan telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri jasa pertambangan. Kapabilitasnya mencakup perencanaan tambang, konstruksi infrastruktur, operasional pertambangan, hauling, barging, transshipment, peremukan batu, dan produksi paving. STM mengoperasikan lebih dari 1.000 unit alat berat dan peralatan pendukung. Pada 2026, STM memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.